Artworks! •Karya seni, diutamakan yang dapat diaplikasikan •Fansub, wallpaper, ava, siggy, chrome theme, personas, winamp theme, MPC theme, foobar theme, D-I-Y
—
The key is …… Ant !
Melihat sepupu saya yang masih kecil nonton teletubbies, dia tampak senang begitu teletubbiesnya memunculkan video anak-anak kecil bule yang membuat prakarya dengan senangnya. Dengan sesumbar sepupuku ini bercerita kalau ia pun membuat hal yang sama di TK nya kemarin, ya saya tahu dia bohong. Ingin rasanya menggebuk sepupuku ini dengan gitar sampai berdarah-darah karena kecil-kecil udah bohong, hehehehe engga, yang ini bercanda aja
Dia bercerita serunya menggambar jerapah, hewan favoritnya, yang pada akhirnya pun gambarnya ga mirip-mirip amat. Malah mirip anoa ketimbang jerapah. Tapi poin yang saya tangkap adalah kalau demi sesuatu yang kita senangi, membuat sebuah karya pun akan terasa menyenangkan. Hal ini lah yang mengilhami saya untuk membuat hal yang serupa, dan tak lupa demi siapa saya melakukan ini? Idol tersayang!
Autobots, transform and rollout !
Apa yang akan kita buat? Lihat saja hasilnya nanti di bawah, yang jelas dengan beberapa photoset kita bisa menampilkan bagus nya sebuah photoset lewat cara yang berbeda.
Hal-hal yang di butuhkan, adalah segala jenis barang bekas. Karena tak perlu barang baru untuk membuat sesuatu yang baik, kreatifitas lah yang di utamakan. Disini saya menggunakan 3 buah frame foto, lem, gunting, tipe-x, kertas karton dan kertas kalkir bekas, dan tissue untuk jaga-jaga.
Kebayang kan mau buat apa?
Pertama bersihkan lah kaca dari frame foto tersebut dengan penuh kasih sayang, lalu potong karton hitam sesuai dengan ukuran frame fotonya. Sebenarnya langkah selanjutnya simpel aja, dengan tipe-x buat pola garis-garis putih untuk pattern kertasnya.
Dari cara yang simpel di dapatlah 2 hasil karya sebagai berikut :
Kalau di film Teletubbies, setelah karyanya selesai biasanya anak-anak kecil bule nya pada jingkrak-jingrakkan sambil teriak hore….horee….
Berhubung ga mungkin juga malem-malem jingkrak-jingkrakkan trus kedengeran suara berat macam bass bersuara horee….horee , maka saya cukup mengucapkan terima kasi Mr.Tsunku anak didiknya lucu-lucu dan imut-imut.
Pada pengerjaannya, saya di bantu teman saya yang ID forumnya TheSaga – seorang wota Mano Erina. Untuk frame terakhir, yang besar kita join dan teman saya ini menyumbangkan foto Mano nya.
Pertama, dengan kertas kalkir kuning yang sudah di lecek-lecekkin kita buat background frame-nya. Tempel di atas alas frame, lalu rapihkan.
Sama seperti sebelumnya, sebelum di tempel, dengan menggunakan spidol hitam buatlah pola zig-zag. Selanjutnya siapkan frame besar yang senada dengan warna backgroundnya.
Sekarang tinggal memasukkan photo idol tersayang, hehehe. Bersihkan kaca frame nya biar terlihat jernih dan pajang!!!
Terima kasih TheSaga yang photo Mano Erina nya telah di donasikan untuk artwork ini.
Terima kasih telah membaca artikel kami. Segala kritik dan saran sangat di terima. Dukung terus Idol Hello! Project dan sebarkan cinta kasih di muka bumi !
(posted by killbunny)
—


























